PINTARIN.COM

PAHAMI TITIK BUTA, HINDARI BAHAYA DI JALAN RAYA

Rabu, 07 September 2016 - 00:01

Jalan raya adalah tempat yang berbahaya, terlebih bagi mereka yang ceroboh dan tidak waspada. Mereka umumnya tidak paham kalau setiap kendaraan itu punya 'blind spot' atau 'titik buta'.

Jika berada di zona blind spot tersebut, jelas pengendara tidak terlihat, jadi seringnya dianggap tidak ada dan hasilnya tentu saja bisa diduga. Memang ada spion, tapi tinggi dan panjangnya truk membuat beberapa titik tidak masuk dalam jangkauan penglihatan.

Sudah banyak kecelakaan di jalan. Salah satu yang paling sering terjadi adalah sepeda motor vs truk, terutama truk berukuran besar dan panjang.

Kasus yang biasanya kita temui adalah tertabrak atau terserempet, dan kemungkinan terburuknya adalah motor masuk ke kolong truk hingga berakibat fatal. Tak jarang pula, motor menabrak truk yang tiba-tiba berhenti di depannya.

Penyebabnya, pengendara motor berada di titik buta sopir. Titik buta itu sendiri ada empat, yakni belakang dan depan yang terlalu dekat serta samping kiri dan kanan di dekat kepala. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar 'salah dan benar' di bawah ini.

Melihat gambar di atas, kita jadi bisa tahu kenapa ada kasus sepeda motor tertabrak truk yang mungkin tiba-tiba menambah kecepatan, atau sepeda motor yang menabrak truk karena berhenti mendadak, atau terserempet karena truk pindah jalur.

Truk-truk besar itu kebanyakan berjalan tak terlalu cepat, karena muatannya berat. Namun, jika berkendara di titik buta mereka, akibatnya bisa fatal.

Dilansir dari WikiHow, berikut beberapa tips yang berguna demi menghindari bahaya di jalan raya, untuk semua kendaraan, terutama jika berbagi jalan dengan truk besar.

1. Pahami titik-titik buta (sudah dijabarkan di atas)
2. Sabar
Berbagi jalan dengan truk harus sabar. Jangan terburu-buru menyalip. Ingat, truk tidak bisa melakukan manuver cepat dalam situasi darurat.
3. Jangan berada terlalu dekat di belakangnya
Ini termasuk salah satu blind spot. Risikonya, kita tak bisa berbuat banyak jika truk berhenti mendadak atau kemungkinan lain rem kita tidak berfungsi.

4. Lihat spion truk di depan
Jika bisa melihat wajah sopir di spion tersebut, berarti kita berada di zona aman.

5. Beri jarak yang cukup jika berada di depan truk
6. Saat menyalip, jangan masuk memotong terlalu cepat
Intinya, perhitungkan segalanya dengan cermat.

7. Perhatikan lampu-lampu isyarat truk (rem dan belok)
Jika menyala, ini merupakan salah satu tanda kalau kita sedang berada di titik butanya dan si sopir tidak melihat kita. Truk akan berhenti atau pindah jalur, jadi bersabarlah.

8. Klakson!
Jika truk ternyata mulai bergerak pindah ke jalur kita (yang berada di titik butanya), segera bunyikan klakson. Kalau perlu, jangan cuma sekali. Itu satu-satunya cara bagi kita untuk memberi peringatan kepada supir truk.

***

Semoga bermanfaat, dan ingatlah untuk selalu waspada di jalan raya.




BERITA LAINNYA